Serunya Ngabuburit Bersama Ifan Seventeen

Karang Taruna Purbalingga
KT PURBALINGGA – Kerumunan warga padati halaman parkir Kecamatan Bobotsari untuk menyaksikan Ifan Seventeen pada, Sabtu (10/6). Kehadiran Ifan “Seventeen Band” dan Ratih “Lady Percussion” menjadi daya pikat utama warga Kota Dagang untuk nunggu waktu berbuka. Sore itu, Ifan yang menjadi Duta Djarum 76 melantunkan lagu-lagu bernuansa religi.

Seperti Perdamaian hingga Tombo Ati. Sementara Ratih menampilkan kebolehannya main perkusi serta kolaborasi dadakan dengan juara Lomba Bedug dan grup Drumbleg dari Majapura.

Pada event yang digelar bersama oleh Karang-taruna Wirabumi Majapura, Pemdes Majapura, serta salah satu produk rokok itu juga diramaikan oleh lomba bedug, pasar takjil, sarasehan, peresmian area kongkow, kirab serta nada dan dakwah bersama ustadz Fauzi dan Nasa band.

“Acara ini bukan hanya untuk mengajak masyarakat untuk ngabuburit dengan hal positif, namun juga jadi ajang mengenalkan potensi Desa Majapura,” kata Dimas Tri Wibowo, Ketua Panitia.

Potensi yang ditampilkan ialah pencak Jawa dari Kelompok Taruna Muda dan produk kuliner dari PKK Majapura. Untuk lomba bedug, juara 1 diraih Safari Grup dari Karangpucung, juara 2 diraih Sawit Enjoy dari Desa Klapasawit dan juara 3 diraih Weong Grup dari Desa Bobotsari.

Ketua Karangtaruna Kabupaten Purbalingga, Bambang Irawan mengapresiasi agenda ini. Terlebih, karangtaruna menjadi motor dari pelaksanaan program yang dinilainya bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Camat Bobotsari, Harsono juga mengungkapkan apresiasi yang serupa. “Meski cuma kecipratan lokasi, saya senang kegiatan dari anak muda yang melibatkan banyak warga ini. Kami membuka diri kalau ada warga yang ingin berkegiatan positif di halaman kecamatan ini,” katanya.
Ifan Seventeen Ifan Seventeen Dugdugheppiii76 Pemenang Dugdugheppiii76 Dugdugheppiii76 Ratih Lady Percussion
Ifan Seventeen Bambang Irawan Ngabuburit seru Ketua Karang Taruna Purbalingga Ngabuburit Ketua Karang Taruna Purbalingga

Paduan Suara Karang Taruna Purbalingga

PADUAN SUARA KARANG TARUNA PURBALINGGA

Pengukuhan Karang Taruna Purbalingga 2014 - 2019

Pengukuhan Pengurus Karang Taruna Purbalingga
Pelantikan ketua umum dan pengukuhan pengurus karang taruna Kabupaten Purbalingga periode 2014-2019 dilaksanakan di pendopo Dipokusumo, Rabu (24/05/2017). Sebanyak 42 orang anggota pengurus karang taruna kabupaten Purbalingga dikukuhkan Bupati Purbalingga berdasar Surat Keputusan Bupati Purbalingga No. 240/136 Tahun 2017 tentang perubahan atas keputusan Bupati Purbalingga No. 240/30 Tahun 2015 tentang pengukuhan pengurus karang taruna Kabupaten Purbalingga, Provinisi Jawa Tengah periode 2014-2019.

Tasdi mengatakan Pemkab Purbalingga membutuhkan dukungkan dari lapisan pemuda, khususnya karang taruna untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan di Purbalingga. “Untuk membangun Kabupaten Purbalingga dan dalam rangka mengisi kemerdekaan, kita butuh generasi yang tangguh dan cerdas, pemuda tidak boleh loyo,” katanya dengan nada penuh semangat.

Tasdi berharap Karang Taruna yang dikukuhkan akan menjadi pelaku sejarah dan mempunyai pemikiran historis dan teleskopis. “Jenderal Besar Soedirman mendirikan TKR yang akhirnya menjadi TNI di usia muda, 29 tahun, kita harus pahami, namun sebagai pemuda juga harus berfikir teleskopis artinya berfikir ke depan, melakukan action mengatasi persoalan bangsa,” katanya.

Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Purbalingga periode 2014-2019 terlantik, HR Bambang Irawan, SH mengatakan Karang Taruna akan menjadi wadah untuk mensukseskan beberapa program pemerintah serta mengembangkan potensi generasi muda.
“Karang Taruna menjadi wadah pemuda untuk melakukan inovasi dan ekspresi sehingga menghadirkan kader-kader yang berkualitas dan berkarakter pancasila,” kata Bambang Irawan yang juga anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Purbalingga.

Bambang Irawan mengatakan langkah awalnya dengan memantapkan organisasi internal, menyamakan presepsi dari perangkat desa sampai perangkat kecamatan, kemudian segera mengawal dan memberikan kontribusi. Tujuannya untuk menimbulkan kepedulian sosial sehingga bermuara pada terwujudnya pengurangan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Provinsi di Jawa Tengah, Dede Indra Pernama Sudiro, SH mengatakan karang taruna harus memiliki kiprah diwilayahnya. Dede menambahkan karang taruna diharapkan memiki jiwa semangat leadership. “Selain itu, karang taruna menjadi organisasi terdepan dalam menjaga keutuhan, kebhinekaan, dan ideoligi pancasila,” pungkasnya
HR Bambang Irawan, SH Dede Indra Pernama Sudiro, SH Bupati Purbalingga

Lomba Mewarnai Tingkat Paud


Lomba Mewarnai Tingkat TK/PAUD yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kabupaten Purbalingga dan Himpaudi, Igraba, IGTK se Kec. Bobotsari .
 

Mars Karang Taruna

Karang Taruna Dituntut Karya Nyata

Lomba Pilar Sosial Tk Prov Jateng
Masa depan bangsa dan negara ada ditangan para pemuda, dan lewat pemudalah maka dunia ini akan dapat berubah, sebagaimana kata Proklamator Bung Karno “Berikan aku 1000 orang tua maka kan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda maka akan kugonjangkan dunia. Kata mutiara Bung Karno tersebut disampaikan Bapati Tasdi untuk memberikan spirit dan motivasi bagi Karang Taruna di Purbalingga untuk berbuat dan berkarya nyata.

“Saya minta Karang Taruna mengambil peran dengan langkah nyata untuk kemajuan bangsa dan negara, Holobis Kuntul Baris ,” ungkap Bupati Tasdi saat memberikan sambutan pada Penilaian Lomba Pilar Sosial Tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Desa Timbang Kecamatan Kejobong, Selasa (2/5).

Bupati Tasdi yang juga mantan Ketua Karang Taruna Desa Tlahab Lor Kec. Karangreja era tahun 90-an menyampaikan tiga misi Karang Taruna; pertama Mission an Lighting yaitu Karang Taruna sebagai pencerah seperti lampu, kedua Mission Educated yaitu memberikan knowledge/pengetahuan dan ketiga Mission Powering yaitu memberdayakan kaum muda yang dapat berdaya saing. “Jadi pemuda aja memble, dulu Saya di organisasi Karang Taruna sekarang Alhamdulillah jadi bupati,” ujarnya memberi semangat kepada pengurus Karang Taruna “Bina Remaja” Desa Timbang.

Tahun 2017 Pemda mengalokasikan anggaran 300 juta di APBD untuk pembinaan Karang Taruna, dan apabila di Purbalingga terbentuk Karang Taruna di setiap desa yang berjumlah 239 Bupati Tasdi tidak segan-segan untuk menambah anggaran untuk kemajuan Karang Taruna di Purbalingga. “ Apabila Bambang Irawan (Ketua Karang Taruna Pbg, red) mampu membentuk 239 Karang Taruna di Purbalingga, maka dana 1 milyarpun tidak eman-eman,” tandasnya memberikan tantangan.

Pemda siap bersinergi dengan Karang Taruna yang ada di Purbalingga dalam berbagai program dan kegiatan pembangunan. Bupati berharap Karang Taruna “Bina Remaja” Desa Timbang dapat masuk dalam nominasi pertama Penilaian Lomba Pilar Sosial Tingkat Provinsi Jawa Tengah. “Kalau nanti menjadi juara maka akan dapat hadiah lagi dari Saya, “ungkapnya memberikan janji.

Secara terpisah Ketua Karang Taruna “Bina Remaja” Desa Timbang  Sholih Mulyono, S.Sos memberikan penjelasan program dan kegiatan yang menonjol dikelolanya;pengelolaan parkir dengan menyewa bengkok desa, penggemukan kambing lewat klaster-klaster, bank sampah keliling ke rumah-rumah maupun mengelola administrasi pembayaran listrik di desa.(BS/Dalpin)

Sumber : Purbalingga News