Karang Taruna Kab. Purbalingga Kirim Dua Anggota Ikuti Rakerda Provinsi

Karang Taruna kabupaten Purbalingga mengikutsertakan 2 orang anggotanya, masing-masing Aris Yudirianto selaku sekretaris 1 dan Andy Pranowo, S.Sos Koordinator Sumberdaya Manusia, untuk mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di tingkat Provonsi Jawa Tengah, di Semarang.Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 30 september sampai 2 Oktober 2015, bertempat di Wisma Asri P4G Jl. Sriwijaya no 31-33 Semarang.
 
Dalam sambutannya, Plt. Dinsos Prov Jateng, Petrus Edison Ambarura SE.MM mengatakan, Karang Taruna merupakan wadah organisasi kepemudaan, maka perlu optimalisasi dan diperlukan partisipasasi dari seluruh unsur yang ada pada masyarakat.“Dalam kerangka ini adalah parisipasi aktf dari generasi muda, pembina dan masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, dalam kegiatan itu juga sekaligus dilaksanakan pengukuhan Forum Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah yang akan di kukuhkan oleh Gubernur. Menurut salah satu peseta dari Purbalingga, Rakerda ini adalah salah satu agenda kerja yang perlu dirumuskan serta untuk bisa ditindak lanjuti oleh Karang Taruan pada Tingkat Kabupaten dan bisa berkembang pada tingkat yang paling pokok, yaitu pada tingkat desa.
 
Diharapkan, dengan Karang Tatuna bisa mengurangi berbagai kesenjangan serta bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ditambahkan, saat ini Purbalingga sedang melaksanakan konsolidasi di 18 kecamatan, supaya di masing-masing  kecamatan terbentuk Karang Taruna dan ditindaklanjuti konsolidasi pada tingkat desa.
Bagi desa yang belum ada Karang Taruna, maka perlu dibentuk kembali dan dikukuhkan, dan jika sudah ada maka tinggal membangkitkan kembali, supaya bisa tumbuh dan berkembang di masyarakat.


DANDIM Letakan Batu Pertama Dalam RTLH

Dalam rangka Karya Bhakti TNI Korem 071/WK semester II TA. 2015 & HUT TNI ke-70 serta Bulan Bhakti Karang Taruna tahun 2015, yang dilaksankan di Desa Panusupan Kecamatan rembang . Hadir pada acara tersebut adalah PLT Bupati  Purbalingga, Sekda,Ketua dprd,Dinas Kesehatan, Dinsosnakertrans,Dinbudparpora serta para camat Camat .Dandim dan muspida kab purbalingga melaksanakan penggutingan pita pada kegiatan peresmian hasil pembangunan wc umum dalam rangka kegiatan bulan bhakti karangtaruna dan peringatan HUT TNI. Di desa penusupan kec Rembang kab purbalingga pada hari Jum'at tanggal 02 Oktober. Disamping meresmikan Jambanisasi/WC umum dihari tersebut juga Dandim Purbalingga meletakan batu pertama pada RTLH(Rumah Tidak Layak Huni) yang bersamaan dengan agenda kegiatan Bulan Bhakti Karang Taruna (BBKT) 2015 Purbalingga,Didampingi Ketua Karang Taruna Ato Susanto dan Sekretaris Sri Wahyuni.Ada 2 rumah yang mendapatkan bantuan RTLH dalam acara tersebut.Ini merupakan rangkaian dari Rencana BBKT yang puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 17-18 Oktober kata Ato, Selanjutnaya Sri Wahyuni menambahkan Program RLTH ini bekerjasama dengan Dandim Purbalingga untuk membantu masyarakat yang masih kesulitan untuk bisa memperbaiki rumah, ini merupakan salah satu tugas dari Karang Taruna bersama-sama pemerintah menyelenggarakan pembinaan mental dan kesejahteraan sosiala terutama nagi masyarakata yang kurang mampu.

Karang Taruna Bojongsari Kembali Muncul Adakan Diklat

Karang Taruna Bojongsari Kembali Muncul Adakan Diklat dengan semangat yang luar biasa di tunjukan oleh anak muda dari Bojongsari yang terbentuk dalam wadah Karang Taruna. Setelah ada beberapa tahun organisasi ini hampir tenggelam kini kembali tergerak untuk bangkit kembali dan bersama Pemerintah dan masyarakat menyelenggarakan pembinaan generasi muda dan menyelengggarakan kesejahteraan sosial. Dan Dalam rangka memperingati ULTAH Karang Taruna yang ke 55 ini mengadakan diklat loyalitas dan Rapat Kerja Masa bhakti 2015-2020 selama 2 hari yang di laksanakan pada tanggal 26 s/d 27 september bertempat di Pendopo Kecamatan Bojongsari.Menurut Andi Pranowo, S.Sos selaku penggerak pemuda dan sekaligus Ketua Karang Taruna Bojongsari mengatakan ' melalui karang taruna pemuda harus bisa beraktualisasi dan berkembang lebih progresif dan militan dalam mendukung proses pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan sosial di masyarakat, Dalam melangkah menuju pembangunan pemuda yang progresif tentu pengurus kecamatan di tuntut untuk bisa memberikan solusi bagi pemuda dan pemudi khususnya di tingkat kecamatan Bojongsari.harapan dari terselenggaranya kegiatan diklat dan raker dapat menjadi moument untuk lebih memahami tentang apa itu karang taruna dan bagaimana fungsi karang taruna, pembekalan ini sangat penting sebagai modal untuk melangkah dengan jangka lima tahun kedepan.

Jelajah Alam Patrawisa

Forum silahturahmi pecinta alam Purbalingga (Fosil Palingga) bersama Base Camp Utara (BCU) menggelar lomba lintas alam Jelajah Patrawisa. Lomba ini selain untuk ajang silahturahmi para pecinta alam, juga untuk mengenalkan desa wisata Limbasari, Kecamatan Bobotsari.
            Koordinator Fosil Palingga, Slamet Setiadi mengatakan, kegiatan akan digelar Sabtu – Minggu (8 – 9/8) dan dipusatkan  lapangan SMPN 4 Bobotsari. “Kegiatan ini untuk mengeksplore wilayah Desa wisata Limbasari, beserta segala potensinya. Desa Limbasari merupakan desa yang keberadaannya di deretan pegunungan beser,tepatnya di kaki gunung Plana  atau sebelah utara ibu kota kabupaten Purbalingga dengan jarak kurang lebih 15 kilometer. Dengan keberadaan Desa yang berada di daerah pegunungan membuat desa Limbasari memiliki panorama yang sangat indah dan alami,” kata Slamet Setiadi, Kamis (6/8).
            Nama Patrawisa sendiri merupakan obyek wisata alam yang sangat indah yang berada di antara kaki Gunung Tukung dan Gunung Plana. Di Patrawisa juga terdapat sungai Wlingi dan sungai Tuntung Gunung,yang sangat jernih yang banyak mengandung nilai magis sehingga banyak wisatawan dari luar kota yang sengaja datang ketempat ini,” kata Slamet.
            Dikatakan Slamet, peserta kegiatan Jelajah Alam Patrawiasa berasal dari  organisasi penggiat alam baik sekolah ataupun umum, Karang Taruna,dan perorangan baik diwilayah Purbalingga, eks Karisidenan Banyumas dan daerah – daerah sekitar yang memungkinkan untuk meraka menjadi peserta. Target peserta  750 orang, sedang target pengunjung 300 orang.
            “Kegiatan Jelajah Alam Patrawisa berupa talkshow dan sharing pengalaman dengan penggiat alam senior yang dilaksanakan pada malam hari setelah temu teknik; tracking/jalan kaki di Bukit Patrawisa wilayah Kecamatan Bobotsari yang telah ditentukan oleh panitia yang menelusuri sebagian besar medan berupa hutan dan melewati berbagi potensi keindahan alam,” kata Slamet.
            Sementara itu Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora (Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga), Ir Prayitno, M.Si menyambut baik kegiatan wisata minat khusus jelajah alam Patrawisa. “Para peserta selain dapat menikmati potensi alam yang indah di Desa Limbasari, juga dapat menikmati wisata budaya, dan situs – situs peninggalan jaman Neolitikum. Di Limbasari juga terdapat pertapaan Tunggul Wulung yang berada di puncak gunung Tukung, air terjun  Uncang – uncang dan air terjun Pengamun – amun yang berada di gunung Plana
“Limbasari juga dikenal legenda putri Ayu Limbasari yang namanya tersohor sampai sekarang dan memiliki budaya maupun kesenian tradisional yang beraneka ragam termasuk kerajinan batik tulisnya,” kata Prayitno. (y)

Foto Kegiatan

Foto Kegiatan Gebyar Bhakti Karang Taruna Kab.Purbalingga  bersama BNNK Purbalingga.

Gebyar Hari Anti Narkoba 2015

Gebyar Karang Taruna 2015
Gebyar Hari Anti Narkoba 2015 yang digelar selama dua hari 13-14 Juni 2015 bersama BNN Kab. Purbalingga selesai digelar. Rangkaian kegiatan meliputi Seminar - Melangkah menuju Purbalingga Inklusi, Gelar potensi Karang Taruna, Pesona Batik, Sepeda santai dan Parade Band.

Kegiatan yang diawali Seminar di Graha Adiguna Operation Room Komplek Pendapa Dipokusumo Purbalingga di hadiri oleh lebih dari 180 undangan. Kepala BNNK Purbalingga, Ajun Komisaris Besar Edy Santoso mengatakan, " kegiatan  ini dalam rangka hari anti narkoba internasional dan program rehabilitasi 100 ribu pecandu narkoba. Pihaknya sengaja menggandeng Karang taruna karena mereka adalah pemuda yang bergerak dari tingkat kabupaten hingga desa ".

Selesai seminar acara dilanjut dengan pesona batik yang diikuti oleh tingkat pelajar, umum dan SKPD. Acara yang diikuti lebih dari 60 peserta ini digelar di alun-alun Purbalingga. Untuk malam harinya selain gelar potensi juga dimeriahkan hiburan dangdut dengan mendatangkan artis ibukota Nita Nayaka sebagai duta anti narkoba dan Sekar Maulina. Tak ketinggalan artis lokal purbalingga, cilacap dan purwokerto turut meramaikan acara ini.

Minggu paginya ratusan sepeda mulai memadati Alun-alun Kota Purbalingga untuk mengikuti sepeda santai yang memperebutkan 3 sepeda motor dan puluhan hadiah menarik lainnya. Sambil menunggu kupon undian dibacakan panitia, peserta  juga bisa menikmati alunan musik dangdut . Acara harus berakhir setelah beberapa bintang tamu dan puluhan peserta parade band menampilkan aksi mereka membawakan dua buah lagu. Satu lagu wajib Narkoba (Nita Nayaka) dan satu lagu bebas.